INALUM Dorong Kemandirian Komunitas lewat Pelatihan Literasi Keuangan dan Pelayanan Prima

Batu Bara —  baratapost.com | PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menguatkan peran sosialnya dengan menggelar pelatihan peningkatan kapasitas komunitas. Kegiatan bertema “Membangun Profesionalisme Usaha Melalui Keuangan yang Sehat dan Pelayanan yang Prima” ini fokus pada literasi keuangan dan pelayanan prima untuk pengurus Bank Sampah Berseri dan Pokdarwis Wisata Kuta View di Desa Kuala Tanjung. (07/08/2025)

Pelatihan yang berlangsung di Aula Kuta View ini merupakan bagian dari program terintegrasi “Hikayat Si Kuta” yang bertujuan memperkuat ekonomi lokal sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. 

INALUM memberikan core competencies bagi para peserta agar dapat mengelola usaha secara profesional dan berkelanjutan.

Kepala Desa Kuala Tanjung, Bapak Ibnul Fandika, menekankan pentingnya pelatihan ini. “Kami berharap pengurus Bank Sampah Berseri dan Wisata Kuta View mampu mengelola keuangan secara rapi dan transparan serta memberikan pelayanan terbaik. Memulai usaha memang sulit, tapi mempertahankan usaha jauh lebih menantang,” ujarnya.

Pelatihan ini berlangsung interaktif dengan metode simulasi, studi kasus, dan role playing. Pendekatan ini memastikan peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap mengaplikasikan ilmu keuangan dan pelayanan prima dalam operasional sehari-hari.

Manager Treasury PT INALUM, Ibu Widi, menjelaskan, “Mencatat keuangan bukan soal pintar, melainkan rajin mencatat arus masuk dan keluar agar keuangan terkontrol dengan baik.” Sementara itu, Bapak Goklas dari I.C Community Development INALUM menambahkan, “Tiga kata ajaib ‘Tolong’, ‘Maaf’, dan ‘Terima Kasih’ sangat penting dalam membangun pelayanan prima.”

Peserta pelatihan menyambut antusias. 

Bapak Untung dari Bank Sampah Berseri mengaku mendapat wawasan baru yang sangat membantu. “Pelatihan ini membuat kami lebih paham cara mengelola keuangan dan pelayanan yang selama ini dianggap sepele, padahal berdampak besar pada kepercayaan dan kenyamanan pelanggan,” ujarnya.

INALUM melalui pelatihan ini berkomitmen menguatkan kapasitas teknis sekaligus mendorong terciptanya sistem kerja yang layak dan pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas. Langkah ini sejalan dengan visi mendukung SDGs 8, mendorong pekerjaan produktif, inklusif, dan berkelanjutan di desa binaan. (Ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *