Batu Bara — Baratapost.com | PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah ibadah yang terdampak banjir di Kabupaten Humbang Hasundutan. Bantuan tersebut diserahkan melalui Pemerintah Kabupaten setempat pada Kamis, (12/3/2026).
Program bantuan INALUM ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Humbang Hasundutan. Penyerahan bantuan dilakukan kepada Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, untuk kemudian disalurkan kepada gereja-gereja yang mengalami kerusakan.
Bupati Oloan menyampaikan apresiasi atas kepedulian INALUM terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, bantuan rehabilitasi rumah ibadah tersebut menunjukkan kuatnya nilai solidaritas dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih kepada INALUM atas perhatian dan dukungannya. Bantuan ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masih sangat kuat,” ujarnya.
Bantuan rehabilitasi tersebut diberikan kepada tiga gereja yang mengalami kerusakan akibat banjir, yakni HKBP Panggunggungan, HKI Jagapayung, dan GKLI Bantoon. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan rumah ibadah agar jemaat kembali dapat beraktivitas secara normal.
Pendeta HKI Jagapayung, Timbul Barita Sitorus, mewakili penerima bantuan menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Ia mengapresiasi langkah INALUM yang turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei sebelum menyalurkan bantuan.
“Kami berterima kasih kepada INALUM dan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan atas bantuan ini. Bantuan tersebut akan digunakan untuk memperbaiki gereja agar jemaat dapat kembali beribadah dengan nyaman,” katanya.
Sementara itu, Kepala Departemen CSR INALUM, Zainuddin Iqbal Sidabutar, menjelaskan bahwa bantuan rehabilitasi gereja merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan. INALUM berupaya mendukung pemulihan masyarakat, khususnya pada fasilitas umum dan fasilitas keagamaan yang terdampak bencana.
Menurutnya, INALUM tidak hanya hadir pada masa tanggap darurat, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam tahap rehabilitasi pascabencana.
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat di Humbang Hasundutan. INALUM berkomitmen mendukung proses pemulihan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” ujarnya.
Sebagai informasi, banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Humbang Hasundutan pada akhir November 2025. Bencana tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai meluap serta memicu longsor di beberapa titik.
Banjir tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga fasilitas umum, termasuk rumah ibadah. Melalui bantuan rehabilitasi ini, INALUM berharap pemulihan sosial dan spiritual masyarakat dapat berjalan lebih cepat sehingga aktivitas ibadah dan kehidupan komunitas kembali normal. (AK)






