Medan — baratapost.com | DPP Pasukan Setia Indonesia Raya 08 (PS 08) mengapresiasi kebijakan pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto yang mempertahankan harga BBM bersubsidi di tengah kenaikan harga minyak dunia.
Sekretaris Jenderal PS 08, Ahmad Khairuddin, menilai langkah tersebut sebagai keputusan strategis yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat, terutama kelompok rentan.
“Keputusan ini bukan hanya respons cepat, tetapi mencerminkan perhatian pemerintah terhadap stabilitas ekonomi masyarakat,” ujar Ahmad di Medan, Kamis (10/4/2026).
Ia menegaskan, di tengah tekanan global akibat lonjakan harga minyak dunia, kebijakan menjaga BBM subsidi tetap stabil menjadi instrumen penting untuk menahan laju inflasi dan menjaga daya beli.
Selain itu, Ahmad menilai pemerintah juga menunjukkan langkah adaptif melalui kebijakan subsidi yang tepat sasaran dan diplomasi energi untuk memastikan pasokan tetap aman.
“Pemerintah menunjukkan keseriusan dalam mengamankan kebutuhan energi di situasi global yang tidak pasti, sementara Presiden memberikan kepastian subsidi kepada rakyat,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyoroti upaya pemerintah menjaga stabilitas biaya penyelenggaraan ibadah haji serta mendorong transisi energi sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Menurutnya, arah kebijakan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada solusi jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi ketahanan energi nasional.
“Arah kebijakan pemerintah sudah berada pada jalur yang benar menuju kemandirian energi,” tambahnya.
PS 08 berharap pemerintah tetap konsisten menjaga stabilitas harga energi sekaligus memperkuat langkah menuju ketahanan energi nasional yang berkelanjutan.
“Kami mendukung penuh langkah pemerintah yang berpihak kepada rakyat dan menjaga stabilitas nasional,” tutup Ahmad Khairuddin. (GS)






