Bupati Aceh Utara Tinjau Hari Pertama Sekolah

Lhoksukon, Baratapost.com – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE, MM, secara langsung memeriksa pelaksanaan Gerakan Mendampingi dan Mengawal Anak di Hari Pertama Sekolah di SMP Negeri 1 Matang Kuli, Senin (13/07/2026). Selama kunjungan tersebut, Bupati juga memantau pelaksanaan kebijakan pemisahan kelas antara siswa laki-laki dan perempuan yang telah mulai diterapkan di sejumlah sekolah.

Selain mengunjungi SMP Negeri 1 Matang Kuli, rombongan juga mengunjungi SD Negeri 7 Matang Kuli untuk memastikan pelaksanaan hari pertama sekolah berjalan dengan baik.

Bupati Ismail A. Jalil menjelaskan bahwa kebijakan pemisahan kelas antara siswa laki-laki dan perempuan mengacu pada Surat Undangan Bupati Utara Aceh Nomor 400.3.5/1010/2026. Kebijakan ini diharapkan dapat diterapkan secara bertahap di seluruh satuan pendidikan, baik di daerah perkotaan maupun pedesaan.

Menurutnya, pemisahan ruang belajar merupakan upaya nyata dalam menjaga etika sosial Islami, meminimalkan pelanggaran norma agama, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih fokus, kondusif, dan diberkati bagi siswa.

“Sekolah akan secara bertahap menerapkan pemisahan ruang kelas. Kebijakan ini merupakan upaya nyata untuk menjaga etika sosial Islami, meminimalkan pelanggaran norma agama, dan menciptakan suasana belajar yang lebih fokus, kondusif, dan penuh berkah bagi anak-anak,” kata Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memantau pelaksanaan Program Tahfizh Al-Qur’an yang dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Utara Aceh Nomor 814/263/2025 dan sebelumnya telah diluncurkan di SMP Negeri 1 Syamtalira Bayu.

Program ini menetapkan target hafalan Al-Qur’an secara bertahap, yaitu siswa sekolah dasar/menengah pertama diharuskan menghafal setidaknya Juz 30, sedangkan siswa sekolah menengah pertama/MT ditargetkan menghafal Juz 29 dan Juz 30.

“Langkah ini merupakan fondasi yang kokoh untuk melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan semangat Al-Qur’an,” kata Ayah Wa.

Bupati juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mengantar anak-anak di hari pertama sekolah sebagai bentuk dukungan untuk pendidikan karakter.

“Hari pertama sekolah merupakan tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah. Kehadiran orang tua yang mengantar anak-anak mereka ke sekolah adalah momen penting untuk mengembangkan kemitraan yang harmonis dan kolaboratif dalam membangun karakter anak-anak,” pungkasnya.

Dalam kunjungannya itu, Bupati Ayah Wa, juga didampingi oleh anggota Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Ibu Guru Musliana Ismail, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Dr. (c) Jamaluddin, S. Sos., M. Pd, Sekretaris Dinas PK Dr. Irhamni, M. Pd., Kepala Bidang Fasilitas dan Infrastruktur Herman, S. Pd., M. Pd, serta unsur-unsur Muspika Kecamatan Matang Kuli. (Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *