Bersama Forkopimda, Pj Bupati Aceh Utara Jemput Data Stunting Hingga ke Dusun Sarah Raja

Masyarakat melakukan peusijuek (tepung tawar) untuk Pj Bupati Mahyuzar dan istrinya Awirdalina, disaksikan oleh seluruh pejabat Forkopimda dan masyarakat setempat.

Dusun Sarah Raja awalnya dihuni oleh sekitar 50 keluarga. Namun saat ini ditempati oleh sekitar 40 keluarga. Penduduk di sini sering berpindah, meskipun pemerintah telah membangun sejumlah rumah bantuan yang permanen. Mungkin disebabkan karena banyak infrastruktur lain yang masih minim.

Salah satunya adalah gangguan gajah liar. Hewan mamalia itu sering turun ke kebun dan ke dekat pemukiman penduduk. Hal ini membuat penduduk tidak aman. Di sini juga belum ada sekolah, belum ada masjid untuk tempat ibadah, juga belum tersedia instalasi air bersih yang memadai. 

“Saya ikut membawa beberapa Kepala Dinas ke sini, agar para Kepala Dinas melihat sendiri secara langsung tentang kondisi di Sarah Raja ini. Kita datang kesana untuk bersilaturahmi dan melihat langsung kondisi masyarakat di sini. Namun kita tahu bahwa Aceh Utara memiliki 852 desa dalam wilayah yang sangat luas, begitupun kita tetap memperhatikan dan prioritas untuk kondisi-kondisi tertentu yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkap Mahyuzar.

Lebih jauh Mahyuzar sangat mengapresiasi atas inisiatif Kapolres Aceh Utara memulai pembangunan satu unit musala di Sarah Raja. Kemudian Komandan Korem 011/Lilawangsa juga berencana mengadakan karya bakti atau TMMD untuk perbaikan jalan dari Lubok Pusaka ke Sarah Raja. Danrem juga berencana membantu fasilitas sanitasi dan air bersih di dusun terpencil ini.

Sekaitan dengan kunjungan Pj Bupati Mahyuzar dan pejabat Forkopimda ke Dusun Sarah Raja, juga diadakan sejumlah kegiatan bakti sosial dalam Kecamatan Langkahan. Kegiatan itu meliputi pelayanan perekaman KTP dan identitas kependudukan digital di Kantor Camat Langkahan, penyediaan paket ikan olahan dan ikan segar di Dusun Bidari Gampong Lubok Pusaka, pencanangan Bapak Asuh Stunting, pelayanan alat kontrasepsi KB, edukasi pemanfaatan lahan pekarangan untuk gizi keluarga, pengobatan massal, imunisasi dan pemberian PMT Bumil dan balita di Dusun Bidari.

Selain itu, juga pemberian bantuan sembako berupa telur ayam, roti makanan anak, dan minyak goreng. Juga ada kegiatan penyerahan bantuan kitab untuk Dayah Bustanul Muttaqin Gampong Lubok Pusaka, pembangunan balai pengajian, pembangunan rumah senif fakir untuk M Dahlan (Gp. Lubok Pusaka), Ibrahim (Gp. Tanjong Dalam) dan Kamaluddin (Gp. Paya Tukai).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *