Sejumlah Siswa, Guru dan Sekolah Terima Penghargaan Pada Hardikda ke-64 di Aceh Utara

Selanjutnya untuk kategori Guru SD Berprestasi masing-masing diraih oleh Eka Febriani, SPd dari SDN 2 Syamtalira Bayu sebagai Juara I, Cut Putri Nurul Wahida dari SDN 5 Muara Batu sebagai Juara II, dan Nurul Hayati, SPd, dari SDN 1 Kuta Makmur sebagai Juara III.

Terakhir, untuk Guru SMP Berprestasi, Juara I diraih oleh Susi Afrianti, SPd (SMP Satap Negeri 8 Lhoksukon), Juara II Antin Hasmiwati, SPd (SMPN 1 Syamtalira Aron), dan Juara III Dian Ramadhani, SPd (SMPN 1 Langkahan). 

Pada kesempatan itu juga diberikan penghargaan untuk kategori Sekolah Adiwiyata, yakni sekolah-sekolah yang dinilai telah berhasil melaksanakan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah (PBLHS). Sebanyak tiga sekolah di Aceh Utara menerima penghargaan kategori Sekolah Adiwiyata, yakni SMAN 1 Lhoksukon, SMAN 1 Dewantara dan SMAN 1 Muara Batu (nominasi sekolah adiwiyata nasional). 

“Untuk sekolah-sekolah adiwiyata ini diberikan uang pembinaan, bibit tanaman produktif dan sarana pengelolaan sampah seperti tong sampah pilah dan compos bag,” kata Teuku Cut Ibrahim, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Aceh Utara.

Upacara Hari Pendidikan Aceh ke-64 tingkat Kabupaten Aceh Utara berlangsung khidmat, turut dihadiri oleh guru-guru dari seluruh sekolah dalam wilayah daerah berjuluk Bumi Malikussaleh itu. Juga turut hadir para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setdakab, para Kepala OPD, para Camat, para pimpinan Organisasi Profesi Pendidik, dan ratusan siswa dari berbagai sekolah.

Dalam amanatnya, Pj Bupati Mahyuzar membacakan sambutan Gubernur Aceh, antara lain menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang tak terhingga kepada Insan Pendidikan Aceh atas sumbangsihnya dalam memajukan pendidikan di daerah ini. Mereka dengan susah payah mendidik generasi muda kita agar mereka mampu menjadi generasi penerus yang berilmu pengetahuan, berdaya saing dan berakhlak mulia. 

Melalui momentum peringatan Hari Pendidikan Aceh yang ke-64 tahun ini, marilah kita perkuat lagi tekad untuk dapat melahirkan generasi muda Aceh yang cakap, religius, kreatif, inovatif, inventif, pekerja keras, berdaya saing tinggi, serta memiliki karakter ke-Aceh-an yang berlandaskan Islam. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *