Tragedi di Perlintasan Simpang Durian, Seorang Pejalan Kaki Meninggal Usai Tertabrak Kereta Api

Batu Bara — Baratapost.com | Jalur Keretaapi Kuala Tanjung – Bandar Tinggi kembali menelan korban jiwa. Seorang pria pengumpul botot, Ruslan, 53 tahun, warga Dusun 6 Desa Pakam Raya Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara, tewas setelah ditabrak kereta api barang yang datang dari arah Bandar Tinggi menuju Kuala Tanjung Sei Suka, Senin (1/6/2026) sekira pukul 09.00 WIB.

‎

‎Saksi mata mengatakan saat itu korban tengah melintas dengan berjalan kaki namun diduga tidak mendengar suara klakson dari keretaapi yang sedang melintas. 

‎

‎Tak ayal korban tertabrak keretaapi dan terlempar sekitar 5 meter dari rel. Warga bersama Babinsa yang melihat peristiwa tersebut langsung berhamburan ke lokasi dan mengevakuasi korban ke klinik Naomi namun nyawanya tidak tertolong. 

‎Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah diposting pemilik akun Facebook @Ahmad Bakri dan @Firman Napitupulu. 

‎

‎Kapolsek Medang Deras AKP AH Sagala membenarkan peristiwa tersebut.

‎

‎”Iya korban yang diketahui pengumpul botot saat itu berniat memastikan gudang botot sudah buka. Namun saat menyeberang rel, korban tidak memperhatikan keretaapi sehingga tertabrak dan meninggal dunia,” ucap Sagala. (GS)

‎

‎

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *