Lhokseumawe, baratapost.com – Dinas Kesehatan Lhokseumawe memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan informasi publik, agar dapat diakses oleh masyarakat luas.
Kampanye gizi melalui konten edukatif, lomba menu sehat, hingga penyuluhan di hari-hari besar kesehatan menjadi bagian dari strategi untuk menarik minat masyarakat, terutama kalangan muda dan keluarga muda.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Zainal Abidin, SKM mengatakan, pihaknya menggunakan media sosial untuk mengampanyekan pola hidup sehat dengan menyebarkan informasi akurat tentang kesehatan.
Selain itu, juga untuk mensosialisasikan tips menjaga kebugaran, serta mengajak masyarakat untuk aktif dalam program kesehatan melalui konten yang menarik dan relevan seperti infografis, video, atau kampanye digital.
“Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran, mengubah perilaku, dan membangun masyarakat yang lebih sehat melalui platform yang menjangkau banyak orang secara luas,” ungkap Zainal, Senin, 3 November 2025.
Dikatakannya, media sosial menjadi sarana untuk menyebarkan informasi kesehatan yang benar dan mudah dipahami oleh masyarakat, menghindari informasi yang salah.
Kampanye melalui media sosial yang dapat menarik perhatian masyarakat, misalnya dengan konten mengenai pola makan, olahraga, dan pentingnya cek kesehatan rutin.
“Melalui media sosial, masyarakat diajak untuk terlibat dalam berbagai program kesehatan seperti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat,” sebutnya.
Pihaknya menggunakan pendekatan digital untuk menjangkau target audiens, seperti kaum muda, dengan konten yang disesuaikan konteks kehidupan mereka.
“Platform media sosial juga digunakan untuk membangun komunitas yang mendukung gaya hidup sehat dan saling memberdayakan anggotanya.” pungkas Zainal Abidin.






