Penanganan Kerusakan Jalan Sawang Jadi Prioritas Pemkab Aceh Utara

Lhoksukon, Baratapost.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memprioritaskan penanganan kerusakan infrastruktur jalan di Kecamatan Sawang pascabencana banjir untuk memastikan mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal.

Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi alias Panyang menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah membuka jalur darurat yang menghubungkan tiga desa terdampak, yakni Desa Riseh Tunong, Riseh Baroh, dan Riseh Teungoh.

“Pemerintah daerah sudah melakukan penanganan awal dengan membuat akses jalan darurat agar mobilitas masyarakat di tiga desa tersebut tetap berjalan,” kata Tarmizi saat meninjau lokasi kerusakan di Kecamatan Sawang, beberapa waktu lalu.

Tarmizi menjelaskan bahwa Pemkab Aceh Utara juga memberi perhatian khusus pada akses jalan menuju Dusun Cot Calang di Desa Riseh Tunong yang rusak parah.

Menurutnya, kerusakan jalan di kawasan tersebut sebelumnya sempat ditangani oleh PT Adhi Karya, namun kembali rusak tergerus air saat banjir menerjang.

Guna perbaikan secara permanen, Pemkab Aceh Utara telah melaporkan kondisi tersebut ke tingkat pusat dan Pemerintah Aceh, termasuk Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I serta Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak nasional dan provinsi agar perbaikan secara permanen bisa segera direalisasikan,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Khusus BWS Sumatera I Jamaluddin menyatakan pihak penanganan darurat akan membenahi akses jalan yang rusak dalam kurun dua hari ke depan.

Ia menegaskan penanganan fokus pada perbaikan alur sungai dan penguatan tebing, sedangkan perbaikan badan jalan dilakukan berkolaborasi dengan BPJN Aceh. (Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *