Batu Bara — Baratapost.com | PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM menyalurkan bantuan senilai Rp252 juta untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain bantuan kebutuhan dasar, INALUM juga menerjunkan relawan untuk mendampingi warga di wilayah terdampak.
Aksi kemanusiaan ini berawal dari inisiatif sukarela Insan INALUM. Selanjutnya, perusahaan memperluas manfaat donasi tersebut melalui kebijakan matching donation 1:1.
Melalui skema ini, perusahaan menambahkan donasi dengan nilai yang sama untuk setiap Rp1 yang dihimpun Insan INALUM. Dengan demikian, total bantuan INALUM untuk korban gempa NTT mencapai Rp252 juta.
Bantuan INALUM mencakup berbagai kebutuhan pokok untuk mendukung masyarakat selama masa tanggap darurat. Bantuan yang disalurkan terdiri atas:
- 10 ton beras premium.
- 50 dus mi instan.
- 72 dus biskuit.
- 84 dus larutan isotonik.
- 84 dus air mineral.
Selain memenuhi kebutuhan dasar, INALUM juga menghadirkan dukungan langsung melalui tim relawan.
INALUM mengirimkan sembilan Insan INALUM yang tergabung dalam INALUM Relawan (I-Wan) ke wilayah terdampak gempa di NTT. Para relawan memiliki beragam kompetensi, termasuk tenaga medis dan personel keamanan.
Selama bertugas, para relawan membantu mendistribusikan kebutuhan pokok dan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan. Mereka juga melaksanakan kegiatan trauma healing serta pendampingan bagi masyarakat terdampak.
Dengan pendekatan tersebut, bantuan INALUM tidak hanya menyasar kebutuhan fisik. Kehadiran relawan juga bertujuan memberikan dukungan psikologis dan membangun semangat warga untuk bangkit setelah bencana.
Direktur Utama INALUM Melati Sarnita mengatakan, aksi kemanusiaan ini mencerminkan kepedulian yang tumbuh dari Insan INALUM. Perusahaan kemudian memperkuat inisiatif tersebut agar manfaatnya menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Bantuan ini berangkat dari kepedulian Insan INALUM yang ingin turut hadir bagi saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Perusahaan kemudian memperkuat semangat tersebut agar manfaat yang diberikan dapat semakin luas,” ujar Melati melalui humas INALUM pada Rabu, (16/9/2026)
Menurutnya, kepedulian tidak berhenti pada bantuan yang disalurkan. INALUM juga ingin hadir secara langsung untuk mendampingi masyarakat selama masa pemulihan.
Bantuan INALUM diserahkan kepada Direktur Optimasi Jaringan Logistik dan Peralatan (OJLP) BNPB Brigjen TNI Hery Setiono. Penyerahan berlangsung di Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi NTT, Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, pada 1 September 2026.
Hery mengapresiasi dukungan INALUM dalam penanganan bencana di NTT. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan masyarakat menjadi unsur penting dalam memperkuat respons bencana.
“Kami mengapresiasi dukungan dari INALUM. Kami sadar, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci utama untuk memperkuat respons bencana sekaligus mempercepat pemulihan warga yang terdampak,” ujar Hery.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026. Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa berada di laut, sekitar 30 kilometer arah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.
Gempa tersebut juga memicu tsunami di sejumlah wilayah pesisir NTT. Selain itu, rangkaian gempa susulan turut terjadi setelah gempa utama.
Situasi pascabencana membutuhkan dukungan berbagai pihak, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar dan mempercepat pemulihan masyarakat. Karena itu, aksi bantuan INALUM menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Melalui kolaborasi Insan INALUM dan perusahaan, INALUM terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana sekaligus memperkuat kontribusinya dalam aksi kemanusiaan. (AK)






